From Sodeisha to Table
“From Sōdeisha to Table” merupakan pameran keramik yang dihadirkan oleh Ruang Segiempat dalam Art Jakarta Scene 2025, sebagai upaya membaca ulang tradisi panjang seni keramik Indonesia melalui lensa kritis yang terinspirasi dari gerakan keramik avant-garde Jepang, Sōdeisha. Pameran ini menampilkan karya para artisan Deni Yana, Diandra Lamees, Fitriani, Gita Winata, Gustiyan Rachmadi, Muhammad Arya Al-Hafizh, Muhammad Hasbi Ariobimo, Natas Setiabudi, Taufik Panji Wisesa, dan Tisa Granicia, yang menghadirkan eksplorasi tanah liat tidak semata sebagai medium fungsional, tetapi sebagai ruang gagasan, ekspresi, dan dialog kontemporer. Dengan mengadopsi semangat Sōdeisha—sebuah kolektif perajin muda Kyoto yang didirikan pada 1948 oleh Yagi Kazuo dan rekan-rekannya, yang menolak batasan fungsi tradisional tembikar—pameran ini menempatkan praktik keramik Indonesia dalam percakapan lintas sejarah dan budaya, sekaligus membayangkan kemungkinan baru antara tradisi, inovasi, dan praktik artistik masa kini. Narasi kuratorial dan refleksi konseptual pameran ini dipertegas melalui esai yang ditulis oleh Afra Shofia Rahma.