Lintang -6.9321235, 107.6118692.

Pameran ini menghadirkan kisah perjuangan Erlina, sosok di balik Toko Buku Maranatha, sebagai saksi hidup perkembangan komik lokal di Indonesia khususnya Bandung, melalui pendekatan biografis dan interpretasi artistik yang menyoroti jatuh bangun mempertahankan komik lokal di tengah menurunnya minat pembaca. Dalam kegiatan pameran, para seniman menafsirkan perjalanan hidup, romantisme, serta keteguhan Erlina dengan mengaitkannya pada sejarah komik Indonesia—mulai dari masa keemasan komik pewayangan sebelum dominasi komik Barat dan Jepang hingga peran Bandung sebagai pusat penerbitan komik. Pameran ini melibatkan Hadisti Chairunisa yang menyajikan biografi singkat Erlina dan Toko Buku Maranatha, Putut Pramudiko yang mengangkat sisi asmara dan romantisme perjalanan Erlina melalui kisah personal dan tokoh nusantara, Ramdhan Hafidin Turga yang memaknai perjuangan Erlina lewat analogi romansa Arimbi dan Bima, Mawar D.P yang mengaitkan keteguhan hidup Erlina dengan figur Ekalaya dalam pewayangan, serta M. Rico Wicaksono yang merepresentasikan konteks sejarah, distribusi komik, dan pergolakan politik sebagai arsip hidup yang memperkuat narasi perjuangan Erlina dalam melestarikan komik lokal.


Previous
Previous

X(Individu)= Exhibition

Next
Next

Reminiscene Mini Solo Exhibition by Wanti Amelia