Art, In the Meantime.
Our Story
Komitmen kami adalah membuka ruang belajar, kolaborasi, dan percakapan bagi mereka yang selalu ingin tahu—menghadirkan seni dalam kacamata kontemporer sebagai pengalaman yang bisa didekati, dipertanyakan, dan dibicarakan bersama.
Read, Watch, & Listen Art
‘Mendengar Seni, Pelan-Pelan’, dalam Ruang Tamu
Ruang Tamu adalah podcast dari Ruang Segiempat yang menghadirkan obrolan bersama para tamu tentang pengalaman, proses, dan cara mereka memaknai praktik seni dan kehidupan. Lewat obrolan yang pelan, jujur, dan dekat, Ruang Tamu menjadi salah satu upaya Ruang Segiempat untuk membuka ruang belajar bagi siapa pun yang punya rasa ingin tahu—termasuk mereka yang merasa masih awam dalam dunia seni. Di sini, pengetahuan dibagikan tanpa menggurui, dan rasa penasaran dirawat sebagai bagian penting dari proses belajar bersama.
‘Baca Seni, Ngga Harus Paham Dulu ’, dalam Ruang Kaji
Pernah nggak sih, dalam benak kamu terlintas bagaimana korelasi antara seni dengan dunia? Misalnya, intekseksi antara seni dengan politik, atau interaksi seni dengan sejarah, dan bahkan eksistensi seni dalam ekosistemnya sendiri. Dalam Ruang Kaji, kita membahas fragmen-fragmen ini, juga hal-hal menarik lainnya dari seni. Jadi, tetap penasaran, ya!
Create Something Together
Pameran dan Kegiatan Seni, dalam Ruang Kolaborasi
Melalui berbagai kegiatan seni yang terbuka untuk kolaborasi, Ruang Segiempat mengajak siapa pun yang curious untuk terlibat, belajar bersama, dan memaknai seni sebagai pengalaman yang hidup, kontekstual, dan dekat dengan keseharian.
About
Ruang Segiempat
Ruangsegiempat adalah ruang kolaboratif yang berfokus pada pengembangan strategi karir perupa muda melalui pendekatan edukasi, inkubasi, dan kolaborasi.
Program-program yang dijalankan meliputi mentoring, diskusi seni, workshop, studio visit, pameran, serta inisiatif eksperimental dan kolaboratif yang tidak membatasi gagasan atau medium. Ruangsegiempat menyasar mahasiswa, lulusan baru, praktisi dan akademisi dalam lingkup industri kreatif, kolektif seni, dan apresiator dari berbagai latar belakang, dengan tujuan memperluas wacana dan praktik seni yang kontekstual dan progresif.
Dalam kiprahnya, Ruangsegiempat mengacu pada model-model seperti Gudskul, Ruang MES 56, dan De Appel Amsterdam—menekankan pada keberlangsungan kolektif, pembelajaran kritis, dan keterlibatan publik sebagai inti dari strategi pemetaan karir seni.
Highlights
Follow us on social